Tata Tertib Dan Kode Touring



Kali ini saya masih mengupdate postingan dalam kategori biker's/otomotif. Sebelumnya saya telah membuat postingan dengan judul Persiapan Touring , nah sekarang saya akan coba membahas Tata Tertib dan Kode Isyarat dalam touring.


TATA TERTIB TOURING


Dalam kegiatan perjalanan bersama dengan sepeda motor untuk menempuh jarak yang cukup jauh, ada beberapa hal yang paling tidak harus diketahui oleh seluruh peserta touring. Hal tersebut mencakup:


1. Datang On Time, Datang sesuai dengan jadwal yang ditentukan, minimal satu jam sebelum berangkat untuk istirahat, persiapan dan briefing.
2. Menempatkan para pemula di barisan depan, dan peserta yang berboncengan.
3. Wajib mengenali peserta lainnya terutama di depan dan belakang kita berikut petugas rombongan.
4. Hafalkan rute atau peta serta pemberhentian yang telah dijadwalkan.
5. Tidak dalam pengaruh alkohol, obat-obatan terlarang yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain.
6. Konvoi selalu diusahakan di jalur kiri jalan.
7. Kecepatan disesuaikan dengan kondisi jalan (maksimal 80 kpj di luar kota, dan 60 kpj dalam kota).
8. Mengikuti semua perintah petugas yang bertugas baik lisan maupun dalam bentuk kode isyarat.
9. Tidak turut mengatur perjalanan touring kecuali petugas.
10. Dilarang mengintimidasi pengguna jalan lain (memukul, menendang, meludahi, atau bentuk lainnya).
11. Memberikan kesempatan kepada pengendara lain yang secara terpaksa karena kondisi lalu lintas harus masuk dalam barisan konvoi.
12. Tidak menggunakan klakson dan sirine secara berlebihan terutama pada saat kondisi macet, kecuali kondisi emergency.
13. Memberikan salam penghormatan kepada petugas polisi, atau pengendara lain dengan mengacungkan ibu jari.
14. Memberikan isyarat yang sopan saat meminta jalan kepada pengguna jalan lainnya, dan mengucapkan terima kasih dengan mengacungkan ibu jari.
15. Patuhi aturan lalu lintas, Tetap menjaga aturan berlalu lintas yang baik. Jangan mentang-mentang rombongan banyak lalu melanggar rambu rambu lalu lintas dengan seenaknya, seperti terobos lampu merah, selip kiri selip kanan tanpa sein, berjalan berjejer dengan menghambat laju kendaraan dibelakangnya, dan jangan buang sampah seenaknya....
Jika road captain terkena lampu merah sebaiknya berhenti, meski kita rombongan banyak dan ada surat jalan, polisi tidak suka kalau kita terobos lampu merah. Kecuali kalau road captain pas lampu hijau kemudian pas tengah rombongan tiba-tiba merah, agar tidak terputus bisa lanjut terus asal dijaga oleh blocker. Jadi ketika lampu lalu lintas, meski hijau blocker tetap harus siap menjaga rombongan kalau-kalau lampu merah menyala di tengah rombongan.
16. Nyalakan lampu utama dan hazard, meskipun jalan di siang hari, nyalakan semua lampu utama kendaraan agar kendaran lain yang di depan atau dari arah berlawanan dapat dengan cepat mengetahui keberadaan motor kita. Juga nyalakan hazard bagi yang sudah pasang. Untuk yang gak ada hazard, pasang sen kanan. Sen dan hazard dinyalakan terus sepanjang perjalanan. Kalau mau diistirahatkan gunakan waktu ketika berhenti atau lampu merah. Karena itu kondisi aki harus diperhatikan sebelum berangkat, cek kondisi setrum dan airnya jangan sampai kurang
17. Jangan saling menyalip kawan di depannya kecuali diperintah petugas. Touring bukan untuk saling menyalip, bukan balapan!, tapi kerapihan, ketertiban berkendara, dan kebersamaan.
Bukan dilihat siapa yang sampai duluan, tapi bagaimana agar semuanya dapat selamat sampai tujuan.
18. Jaga jarak aman antar kendaraan, posisi motor dengan yang depan agak bersilangan (zig-zag), sehingga bisa mengantisipasi bila motor/kendaraan didepan tiba tiba melakukan manuver/rem mendadak.
19. Selalu waspada dalam berkendara. Bila ngantuk berat, terjadi masalah, atau ada kerusakan motor segera beritahu petugas dengan keluar dari barisan sambil mengacungkan tangan dan membunyikan klakson panjang.



KODE ISYARAT DALAM TOURING






Kode Isyarat wajib di kuasai Road Captain (RC) dan Vojrider (VJ) dan dapat di mengerti oleh peserta rombongan touring.

Kemudian kode isyarat yang diberikan oleh RC/VJ harus di
ikuti oleh peserta secara berurutan mulai dari peserta nomor 2 & terus ke belakang.
Pada prakteknya beberapa isyarat mempunya arti dan makna yang berbeda. Hal ini karena disesuaikan dengan gaya dan riding style dari setiap komunitas,
klub motor, jenis motor yang dipakai. maupun sikap dari pengendara itu sendiri.
Kode-kode tersebut diantaranya :

1. START MESIN

RC/VJ memberikan isyarat 'hidupkan mesin' dengan tangan kanan keatas sambil memainkan jari telunjuk tangan kanan.
Posisi masih berhenti dan kode start harus didahului oleh klakson dari Sweeper (SW) yang ada paling belakang. Usai klakson SW tadi, RC memberikan acungan jempol tangan kanan/kiri agar dilihat oleh semua peserta, artinya 'ready to go.'

2. BELOK KIRI, BELOK KANAN, MAJU TERUS dan BERBALIK ARAH

RC/VJ memberikan isyarat dengan cara mengangkat tangan kiri dan mengayunkan lengan ke arah kiri dengan telapak tangan terbuka dan jari-jemari rapat, berarti rombongan bersiap BELOK KIRI.
Jika lengan kiri di ayunkan ke arah kanan, berarti bersiap BELOK KANAN.
Dan jika lengan kiri di ayunkan ke arah depan, berarti rombongan dapat jalan terus dengan mengambil arah ke depan atau MAJU TERUS.
Jika RC/VJ mengangkat lengan kiri dan mengacungkan 1 jari kemudian membentuk lingkaran, berarti rombongan harus berputar atau BERBALIK ARAH.

3. JALANAN BERBAHAYA

Jalanan berbahaya ini bisa jalan berlubang, tidak rata, banyak pasir/kerikil, polisi tidur, berair dan lainnya.
RC/VJ memberikan isyarat dengan cara menurunkan kaki kiri, berarti jalanan ada masalah di sebelah kiri.
Jika kaki kanan yang di turunkan, berarti jalanan ada masalah di sebelah kanan.
Dan jika kedua kaki diturunkan, berarti jalanan tersebut ada masalah sebaiknya turunin kecepatan dan berhati-hati.


4. MENGURANGI dan MENAMBAH KECEPATAN

RC/VJ memberikan isyarat dengan cara membuka telapak tangan kiri kemudian di gerakan ke atas dan ke bawah secara berulang dan perlahan, berarti rombongan harus MENGURANGI KECEPATANnya.
Jika RC/VJ memberikan isyarat dengan cara membuka telapak tangan kiri kemudian di gerakan ke depan secara berulang, berarti rombongan harus MENAMBAH KECEPATANnya.
Kedua isyarat ini harus mempertimbangkan kondisi jalan.

5. BUAT FORMASI BARISAN

RC/VJ memberikan isyarat dengan cara mengangkat tangan kiri dan mengacungkan 1 jari, berarti formasi di buat satu barisan di mulai dari Road Captain sampai barisan paling belakang (Sweeper).
Jika RC/VJ mengacungkan 2 jari, berarti formasi di buat 2 barisan, dengan formasi zig-zag.
Isyarat ini meminta formasi barisan grup menjadi 2 dengan syarat kondisi jalan sepi dan formasi memang layak untuk
berbaris dua. Jika kondisi dua baris sudah tidak mungkin lagi, maka secepatnya RC/VJ memberikan isyarat satu baris.

6. MEMPERJAUH JARAK ANTAR PESERTA

RC/VJ/SW memberikan isyarat dengan cara mengangkat tangan kiri dengan jari terkepal kecuali ibu jari dan kelingking, berarti menandakan untuk MEMPERJAUH JARAK ANTAR PESERTA rombongan khususnya peserta yang berdempetan.


7. RC MEMBUTUHKAN BANTUAN SWEEPER

RC memberikan isyarat dengan cara menepuk helm bagian kanan dengan tangan kanan 2 kali, berarti RC MEMBUTUHKAN BANTUAN DARI SWEEPER.

8. ISI BENSIN

RC/VJ memberikan kode isyarat tangan kiri menunjuk ke arah tangki bensin, berarti waktunya ISI BENSIN. Pada saat isi bensin isilah bensin full tangki.

9. PESERTA ADA MASALAH

Salah satu peserta ada yang membunyikan klakson secara panjang tanpa jeda, berarti peserta tersebut mengalami masalah. SW harus langsung memberi tahu RC supaya memberhentikan rombongan.

10. MENGHORMATI PENGGUNA JALAN LAIN

Semua peserta tanpa ada isyarat dari RC bisa Mengacungkan ibu jari, tanda bahwa kita MENGHORMATI PENGGUNA JALAN LAIN.


11. STOP/BERHENTI

RC/VJ memberikan isyarat dengan cara mengangkat tangan kiri dan mengepalkan jari tangan menandakan agar rombongan memperlambat laju kendaraan untuk STOP/BERHENTI.

12. RAPIHKAN KENDARAAN dan MATIKAN MESIN di TEMPAT PARKIR

RC memberikan isyarat dengan cara mengangkat ibu jari dan telunjuk, berarti peserta harus RAPIHKAN KENDARAANnya di tempat parkir.
jika RC memberikan isyarat dengan cara mengangkat telunjuk dan menggerakannya seperti memotong leher, berarti peserta mengharuskan MEMATIKAN MESINnya.

Catatan Penting


* Pemberian isyarat harus memperhatikan keselamatan diri sendiri dan pengendara lain sehingga tidak terjadi kecelakaan dikarenakan usaha memberikan/meneruskan isyarat.

* Pemberian isyarat dilakukan tanpa menimbulkan kesan arogansi dan mengintimidasi pengguna jalan lain. Misalnya : menunjuk pengendara lain agar menyingkir, berdiri diatas motor sambil memberi isyarat pengendara dari arah berlawanan untuk menyingkir, mengangkat kaki seolah-olah ingin menendang pengguna jalan lain, memberikan isyarat yang mengagetkan pengguna jalan lain, dst.

Seluruh keterangan Tata Tertib dan Kode Isyarat Dalam Touring yang telah dipaparkan diatas bukanlah suatu hal yang baku. Sebenarnya masih banyak lagi mekanisme touring, maupun isyarat-isyarat lainnya yang bisa dipergunakan ketika berkendara bersama club/grup. Semua mekanisme touring dan kode isyarat tetap disesuaikan dengan kebutuhan, juga perkembangan dari setiap grup, komunitas maupun club motor yang bersangkutan.

Semua orang ingin menikmati perjalanan dengan nyaman, dan keluarga dirumah pun selalu mendoakan agar kita selamat sampai ditujuan.

Sumber : Pengalaman pribadi dan dari berbagai sumber

Persiapan Touring





Hampir Semua orang bisa mengendarai motor, dari mulai jenis motor skutter, bebek, sport atau motor harley sekalipun. Tetapi jika berkendara dengan sistem kelompok atau beregu, semua orang belum tentu bisa. Kali ini, saya akan coba membahas mengenai panduan sebelum melakukan perjalanan jauh secara berkelompok atau sering di sebut dengan istilah "TOURING".
Hal-hal yang harus dilakukan sebelum melakukan perjalanan, agar nyaman selama berkendara dan selamat sampai tujuan, baik untuk dirinya sendiri, kelompok, ataupun pengguna jalan lainnya diantaranya sebagai berikut :


Tahap Perencanaan

Rencana Rute Perjalanan, Biarpun sudah ratusan kali melewati rute yang sama, tapi jangan sombong. Pasalnya kondisi di jalan tidak selalu sama setiap harinya. Dan, itulah yang bisa membuat para peserta touring nyasar. Rute perjalanan harus dipersiapkan oleh Touring Organizer, atau dalam skala yang kecil, harus disiapkan oleh peserta yang ditunjuk untuk menentukan rute perjalanan. Berikut ini adalah perencanaan rute perjalanan sebelum melakukan touring ;

* Rute perjalanan hendaknya memperhitungkan waktu dan jarak touring.
* Rute perjalanan hendaknya berisi POI (Point Of Interest) yang akan dilalui oleh group sejak titik keberangkatan dan titik lokasi selesai. POI dimaksud bisa berupa nama wilayah, nama desa, nama kota atau suatu area yang bisa menjadi patokan dalam menentukan posisi.
* Rute perjalanan hendaknya berisi titik-titik peristirahatan dimana group bisa berhenti untuk beristirahat dan menyegarkan badan.
* Dalam menentukan tempat beristirahat, asumsikan bahwa perjalan dilakukan dengan kecepatan yang lambat dan memakan waktu. Dengan demikian, lokasi-lokasi pemberhentian telah diperkirakan lebih rapat antara satu dan lainnya. Catat perkiraan waktu yang dibutuhkan antara satu tempat istirahat dengan tempat istirahat yang lain.
* Rute perjalanan diharuskan berisi gambar peta yang telah diberi tanda rute.
* Dalam menentukan rute perjalanan, sangat disarankan untuk dilakukan survey terhadap rute.
* Jangan lupa, tentukan juga rute alternatif, sebagai persiapan hal-hal yang tidak diinginkan.


Survey

Seberapa pentingkah survey ini? Layaknya medan perang, survey sangat membantu rombongan untuk maju. Baiknya, dengan survey, peserta jadi lebih banyak mengumpulkan informasi. Misalnya informasi
berikut ini :
* Kondisi jalan secara umum. (Kondisi jalan hendaknya tergambarkan dalam peta)
* Kondisi dan letak secara persis tempat-tempat peristirahatan.
* Lokasi pengisian bahan bakar yang sesuai. (beberapa SPBU tidak melayani pengisian Pertamax, dan tidak perlu mendata seluruh SPBU yang dilalui, cukup beberapa SPBU yang sekiranya siap 24 jam dan memadai).


Rencana Logistik

Apa itu rencana logistik? Apa saja yang direncanakan?
Rencana logistik bertujuan untuk menyimpan persediaan sparepart cadangan yang mungkin dibutuhkan oleh peserta touring bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Juga berfungsi untuk membawa motor yang dalam perjalanan mendapat masalah. Jadi, yang perlu disiapkan untuk logistik adalah.

* Storing Car, bersifat wajib ada apabila perjalanan touring cukup jauh dan dalam perjalanan tidak mudah untuk memperoleh sparepart.
* Daftar sparepart yang harus disiapkan dan disimpan oleh storing car adalah sebagai berikut :
* Spare Busi / Spark Plug
* Spare Sekering / Fuse
* Spare Bohlam Lampu Besar, Sein, Rem, Lampu Kecil.
* Spare Kanvas Rem depan dan Belakang.
* Spare Chain/Rantai.
* Spare Tubes/Ban Dalam, Ban Luar.
* Pompa Portable.
* Kit Tambal Ban Tubles.
* Air Accu
* Accu.
* Oli mesin dan Oli rem.
* Hazard Cone.
* Electric Torch / Senter.
* Standard Toolkit / Perkakas
* Rope / Tambang
* Ply Sheet / Terpal.
Masing-masing peserta, hendaknya mempersiapkan seluruh spare-part tambahan bilamana motornya menggunakan spare part lain diluar standard.
Part ini bisa dititipkan pada storing car (bila ada) atau dibawa sendiri (jika kecil dan mudah dibawa sendiri).
Obat-obatan standard untuk P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) yang berisi minimal :
* Cairan pembersih luka.
* Antiseptik.
* Perban dan perekat.


Pelaksanaan Pra Touring Berkumpul

Banyak hal yang dapat di petik, dari acara berkumpul. Seperti menghangatkan suasana kekeluargaan sesama anggota tour, hal ini penting, mengingat kita akan melakukan perjalanan, atas nama klub. Jadi tidak ada pahlawan dan musuh, semuanya berjalan diatas ketentuan koordonasi.



Persiapan Kendaraan

Cek seluruh perangkat kendaraan, seperti kaca spion, lampu utama, lampu sen, rem, ban, rante, dan kelengkapan lainnya juga akselerasi mesin kendaraan.
Jika jarak yang akan di tempuh cukup jauh, di usahakan motor di servis terlebih dahulu.


Persiapan Pengendara
* Diharapkan seluruh peserta touring dalam kondisi SEHAT.
* Dianjurkan sudah melakukan pemanasan tubuh sebelum mengendarai motornya.
* Dianjurkan CUKUP ISTIRAHAT sebelum keberangkatan touring.
* Dianjurkan untuk makan makanan yg bergizi, yg mengandung karbohidrat dan protein sebelum keberangkatan turing, demi menjaga kondisi tetap prima pada saat perjalanan.
* Dianjurkan untuk minum minuman suplemen penambah tenaga agar kondisi tetap terjaga dan tidak mengantuk selama perjalanan.
* Tidak lupa juga setiap pengendara harus membawa SIM, STNK dan tanda pengenal lainnya.
* Peserta atau pengendara mengenakan kelengkapan safety dalam berkendara seperti helm SNI, sarung tangan, masker, jaket tebal, jas hujan, sepatu, celana tebal panjang, dll.


Menentukan Susunan Petugas Touring

Di dalam pelaksanaan touring, minimal harus memiliki susunan seperti ini :

* ROAD CAPTAIN (RC) : Bertanggung jawab atas perjalanan touring ini, Tahu mengenai medan yang akan dilalui, dan pengambil keputusan kapan harus berhenti, istirahat, dan jalan. Memantau kondisi medan di depan apakah bisa dilewati rombongan dengan aman atau harus extra hati-hati. Memutuskan rute-rute mana yang akan dilalui rombongan dan memberitahukan kode isyarat kepada rombongan di belakangnya. RC berada paling depan diapit blocker kiri-kanan. Sebagai RC,harus bisa menjaga kecepatan motor, biar yang dibelakang ngga ketinggalan.

* VOJRIDERS (VJ) : Pengawal yang ditempatkan berdampingan dengan Road Captain. Vojriders motornya harus dilengkapi sirine dan lampu rotator agar kendaraan di depan dapat mengetahui dengan segera keberadaan rombongan kita. Vojriders juga harus ikut menjaga kestabilan kecepatan agar rombongan yang dibelakangnya tidak keteteran dan mengingatkan Kapten bila terlalu cepat. Fungsi vojriders disini minimalis, hanya sebagai kepala ular-ularan saja. Rotator harus terus menyala sampai tujuan, boleh diistirahatkan sebentar-sebentar jika jalan kosong.


* BLOCKER (Safety Officer) : 2 Pengawal rombongan yang ditempatkan di kiri dan kanan Road Captain.
1 orang di kiri untuk meminggirkan kendaraan yang ada dikiri, dan 1 dikanan utk meminggirkan kendaraan yang ada dikanan. Tugas blocker sangat berat butuh mental yang kuat, dan fisik prima, handling berkendara yang bagus dan bernyali gede. Jadi formasinya mungkin seperti trisula. Kiri menyalakan sein kiri dan blocker kanan menyalakan sein kanan.

* SWEEPER (SW): Sweeper ini harus minimal adalah motor yang bisa mendahului rombongan mensejajari RC apabila ada keadaan yang mengharuskan rombongan berhenti. Akselerasi cepat dan handling harus bagus. Sweeper minimal 2 kendaraan. Tugasnya sebagai penyapu apabila ada kendaraan/peserta yang tertinggal dibelakang, posisinya berada dipaling belakang rombongan karena dia juga berfungsi untuk memberitahukan RC didepan apabila dibelakang terjadi hambatan. Salah satu sweeper secara bergantian juga mengatur barisan agar rapi dan berada di barisan. Sweeper berhak menegor anggota rombongan yang ugal-ugalan, dan tidak mengindahkan aturan. Ada baiknya motor sweeper juga dilengkapi dengan alat alat pelengkap seperti sirine, atau lampu rotator. Sama dengan blocker, sweeper kiri menyalakan sein kiri dan sweeper kanan menyalakan sein kanan.

* ANGGOTA : Peserta rombongan touring



Memahami tentang safety riding

Para peserta touring wajib memahami mengenai safety riding demi keselamatan dan kenyamanan dalam bertouring. Untuk lebih jelasnya mengenai safety riding, bisa di baca artikel saya sebelumnya dengan judul tips safety riding buat pengendara motor


Berdoa

Manusia hanya bisa berusaha, selanjutnya Tuhan lah yang menentukan. Berdoa juga sebagai tanda bahwa manusia tidak sombong dengan Tuhannya.


Semoga bermanfaat guys.....

Wajah Keluarga BISA

Buat Bro n Sist semua yg blum pada tahu / blum pada kenal anak" BISA. ini dia wajah"nya : 



Bro Goendoel

Bro Memed


Bro Gondhes


 Bro Mbah'e



Bro Jendral



Bro Hima


Sist Icha



Bro Adam


Bro Bokir

Bro Nando


Bro Bryan


Bro Cipto Wiro


Bro Amar


Bro Rico



Bro Batox


Bro Gino


Bro Mbetu'



Bro Rockie


Sist Febby




Tag kenal maka tag sayang...So,kenalan dulu biar sayang...jiahahhahha
Inilah kluargaa kecil BISA nan bahagiaa ,Dengan segala perbedaan dsetiap individu jg life style masing" membuat BISA lbih berwarna,
BISA tag terpecah karena BISA itu satu.
BISA ( Beat In Sragen )


Upgrade Honda Beat




BeatMania - Alasan meng-upgrade performa motor bisa karena banyak hal. Salah satunya kurang puas saat dipakai turing. Hal itulah yang dialami Bro goendoel punya nama asli Jumadi Richardo Sesepuh di BISA ( Beat In Sragen ). Pria ini mengeluhkan performa motornya saat ia turing beberapa waktu lalu.
“Motor cuma lari 20 sampai 30 km/jam doang pas ketemu tanjakan panjang, sampai dongkol sama nih motor,” katanya. Makanya dari pada enggak enjoy saat turing, tanpa berlama-lama ia pun meng-upgrade performa skutiknya bermodalnya informasi dari media dan buah pikirannya sendiri.
“Hasilnya pun lumayan, akselerasi lebih dapat dan pastinya spek ini enak buat turing dan harian. Biaya juga enggak terlalu mahal tuh,” urai Bro Goendoel.
Mungkin dari antara pembaca ada yang mau meniru langkah Bro Goendoel? Yuk langsung dilihat perubahannya.





Mesin

Sektor mesin jadi bagian yang lumayan terkena sentuhan. “Di bengkel Kepercayaan Saya sendiri, piston standar berdiameter 50 mm diganti dengan 52 mm,” terang pria ramah ini. Jika dihitung-hitung, maka kapasitas mesin naik jadi 117 cc. Enggak terlalu ekstrem naiknya soalnya masih mengutamakan durability mesin mengingat sering dipake touring keluar kota.
Masih dari bengkel yang sama, saluran in dan ex kepala silinder kena sentuhan bor tunner. Porting-polish dilakukan supaya aliran gas bakar dan sisa pembakaran bisa tersalurkan dengan lancar. Untuk pengerjaan itu semua, Wisnu mengeluarkan biaya Rp 500 ribu sudah termasuk paking dan jasa pengerjaan.






Noken As

Sebagai jantungnya mesin 4-tak yang mengatur timing buka-tutup klep, noken as standar di-custom ulang. “Lift-nya enggak terlalu tinggi dan durasi enggak ekstrem, cuma angka pastinya gue lupa hehehe...,” kata Bro Goendoel yang mempercayakan rekan komunitasnya untuk menggarap part satu ini.




Karburator

Supaya tarikan lebih enteng, karburator standar yang tipe vakum dilengserkan. Gantinya pakai karburator milik Yamaha RX-King berdiameter 26 mm dengan paduan main jet 100 dan pilot jet 22,5. “Tarikan bawah memang agak berat, tapi tengah dan atasnya teriak sob,” girang pria pengangguran sukses ini.

CDI dan Koil

Gas bakar yang masuk semakin banyak tentu membutuhkan pengapian lebih besar. Makanya otak pengapian standar dilepas dan digantikan CDI berlabel BRT tipe F-Tech dengan kurva pengapian fix. Dipadu koil Honda Karisma yang diyakini punya energi listrik cukup besar.



Knalpot

Memperlancar gas buang, knalpot standar cukup dibobok. “Cuma satu sekat yang dilepas, makanya suara masih seperti standarnya,” kata Bro Goendoel.

Roller

Untuk part jeroan CVT ini Bro Goendoel punya pendapat sendiri. “Untuk turing perpaduan 7 dan 9 gram. Kalau harian 10 gram rata,” katanya. Jadi, pas tanjakan tetap ngacir deh!

Tes Performa

Guna mengetahui hasil ubahannya, motor Bro Goendoel dites menggunakan Racelogic Performance Box asal Inggris. Perbandingannya pakai Honda BeAT standar tahun 2012 dengan pengendara tinggi 170 cm dan berat 56 kg.Roller pakai 10 gram rata. Hasilnya, silakan lihat boks Data Test Akselerasi


Data Test Akselerasi
StandarUpgrade
0-60 km/jam7,8 detik 7,5 detik
0-80 km/jam14,1 detik12,2 detik
0-100 km/jam19,4 detik16,4 detik
0-201 meter17,6 detik14 detik   
0-402 meter27,4 detik21,9 detik
Top Speed106 km/jam110 km/jam

So,bagi BeatMania yang doyan touring bisa meniru alternatif ini biar touring lebih enjoy sob...salam One Heart!!



Member BISA


*Member Actif  :


001 . Jumadi Ricardho (Goendoel)
002 . Rachmad (Memed)
004 . Sugeng
005 . Nur sidik (jendral)
006 . Hanafi ( Risang )
007 . Hima
008 . Icha
009 . Adam
010 . Bokir
011 . Nando
012 . Thamie
013 . Brian
014 . Erlangga (wiro)
015 . Amar
016 . Ricko
017 . Erlangga (Batok)
018 . Gino
019 . Tiyas ( Mbetu' )
*Ca-ang ( Calon Anggota )

001.Aji
002.Rocki
003.Febby


*Admin Blog ( web design )

Nando Kriting & Goendoel BISA






Perawatan Motor Honda BeAT



Perawatan motor matic honda beat memang berbeda dengan motor biasa yang bukan matic, karena mesinnya saja mesin matic, dari segi irit bahan bakar sudah pasti motor matic lebih boros dari pada motor gigi karena katup skepnya narik terus saat di gas otomatis katup bahan bakar terbuka terus saat ngegas, namun bagaimanakah perawatannya agar motor matic anda awet mesinnya:
 1. Ganti oli mesin setiap 2000 Km dan oli transmisi setiap 7500 Km, sebaiknya membersihkan ruang pembakaran ini dilakukan secara rutin, misalnya setiap 10.000 kilometer. Apa yang kita butuhkan adalah sebuah “Combustion Chamber Cleaner”.
2. Disarankan untuk mengganti Vent Belt setiap 20.000 Km, Nyalakan motor, kemudian tarik gas sampai RPM/Putaran tinggi Semprotkan Combustion Chamber Cleaner kepada mulut karburator, usahakan motor jangan sampai mati. Ulangi sekali lagi, kali ini sampai motor mati. Kemudian biarkan selama 15 menit supaya Combustion Chamber Cleaner bekerja.
3. Setelah 15 Menit, nyalakan mesin, dan tahan pada rpm sedang. Pada fase ini, knalpot akan mengeluarkan asap berwarna putih dan bau yang sangat menyengat. hati-hati jangan dihirup. Biarkan putaran mesin pada rpm sedang ini selama beberapa menit sampai bau dan asap putih yang keluar dari knalpot menghilang dengan sendirinya. Pada km 20.000 Selain meganti vent beltnya disarankan juga untuk melakukan pembersihan diruang transmisi tersebut. Pakailah selalu busi original disaat meganti busi yang sudah lama.
4. Hal seperti ini dapat di ulang selama seminggu sekali, sampai botol “Combustion Chamber Cleaner” habis (3-4 kali pemakaian). Dengan langkah ini deposit kotoran akan dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan. Sarannya, gunakan Bahan bakar yang sesuai dengan motor anda, usahakan menggunakan bahan bakan non-timbal, bersihkan filter udara secara rutin. Chek selalu kondisi aki, karena kebanyakan motor matic meruapakan motor full DC yang dimana peran aki sangat berpengaruh dimotor matic untuk tenaga dan kenyamanan dalam berkendara, Ganti Oli shocbeker setiap 10.000 Km
Demikian tipsnya semoga bermanfaat untuk anda dalam merawat motor matic anda,

Spesifikasi Motor Honda Beat

Honda BeAT hadir dalam 5 pilihan warna:

  • Putih Biru
  • Putih Hijau
  • Hitam
  • Merah
  • Putih

Honda BeAT CW 
2012 Putih Hijau
Honda BeAT CW 2012 
HitamHonda BeAT CW 2012 
Merah
Honda BeAT CW 
2012 Putih BiruHonda BeAT CW 2012 
Putih

Dimensi

Dimensi (P x L x T) 1,859 x 676 x 1,053 mm
Jarak sumbu Roda 1.240 mm
Jarak terendah ke tanah 156 mm
Berat kosong 89.3 kg

Rangka

Rangka Tulang punggung
Suspensi depan Teleskopik
Suspensi belakang Lengan ayun dengan shockbreaker tunggal
Ukuran Ban depan 80/90-14 M/C 40P
Ukuran Ban Belakang 90/90-14 M/C 46P
Rem depan Cakram hidrolik dengan piston tunggal
Rem belakang Tromol

Mesin

Tipe mesin 4 Langkah SOHC
Sistem pendinginan Pendinginan udara dengan kipas
Diameter x langkah 50 x 55 mm
Volume langkah 108 cc
Perbandingan kompresi 9,2 : 1
Daya maksimum 8.22 PS / 8.000 rpm
Torsi maksimum 8,32 N.m (0.85 kgf.m) / 5.500 rpm
Kopling Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Starter Electric starter & kick starter
Busi ND U24EPR9, NGK CPR8EA-9

Kapasitas

Kapasitas tangki bahan bakar 3,5 liter
Kapasitas Minyak Pelumas Mesin 0,7 liter pada penggantian periodik
Transmisi Otomatis, V-Matic

Kelistrikan

Aki MF battery, 12 V – 3 A.h
Sistem pengapian DC – CDI, Battery
Karburator VK22x1
Lampu depan 12V 32W x 1
Lampu senja 12V 3,4W x 1

Honda Bikers Day 2012

Honda Bikers Day (HBD) yang keempat masih akan dihelat di pulau jawa. Meski banyak yang mengusulkan event keempat dilaksanakan di luar Pulau Jawa, pihak penyelenggara belum akan menuruti usulan tersebut.Setelah pada dua kesempatan pertama menghelat event di Pangandaran dan Kiara Payung, Jatinangor, dan yang ketiga Honda menggelar event HBD di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur. Sebanyak 6.000 bikers hadir dalam acara ini. 

Kebanyakan bikers yang hadir berasal dari komunitas pencinta motor Honda. Komunitas-komunitas itu tak melulu berasal dari Pulau Jawa. Ada juga beberapa komunitas yang berasal dari luar Pulau Jawa.
Beberapa di antaranya adalah Paguyuban Honda Sumatera Utara – Sumatera Utara, Paguyuban Motor Honda Jambi (PMHJ) – Jambi, Honda Bikers Pekan Baru (HOBIKU) – Pekan Baru, Paguyuban Motor Honda Palembang (PMHP)- Palembang, Paguyuban Motor Honda Bangka Belitung – Bangka, Asosiasi Motor Honda Lampung – Lampung, We are Honda Metro (WE’RE HOME) – Metro Lampung.

Ada juga komunitas yang berasal dari Kalimantan, serta Palu dan Lombok, seperti Honda Asosiasi Lombok (HALO) – Lombok, West Borneo Community – Kalimatan Barat, Honda Semoga Jaya Community (HSJC) - Samarinda, Ikatan Motor Honda Kalimantan Selatan dan Tengah (IMHKST) – Banjarmasin dan Palangkaraya, dan Ikatan Motor Honda Palu (IMHP).


Kendati memiliki banyak peminat di luar pulau, Honda mengatakan bahwa tahun depan HBD masih akan digelar di Pulau Jawa.

Honda Bikers Day

Bagi para bikers khususnya motor honda pastinya selalu menantikan acara satu ini, acara yang di gelar oleh PT AHM menjelang akhir tahun, "Semua boleh hadir, tidak hanya yang tergabung dalam club atau komunitas saja, semua pemilik motor Honda dari tahun berapapun boleh datang!," melalui acara Honda Bikers Day ini diharapkan seluruh pengguna motor Honda dari jenis apapun dapat berkumpul dan merasakan satu atmosfir suasana yang sama yaitu Honda dengan tema One Heart.

menurut informasi yang saya dapat., acara HONDA BIKERS DAY Pertama kali di adakan pada tahun 2009 bertempat di pangandaran, namun yang membuat saya bingung pada tahun 2005 pernah di selenggarakan acara serupa tepatnya tanggal 02 oktober 2005 di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah, nah barang kali diantara  agan agan yang tau kronologis sebenarnya, tolong bantuanya untuk meluruskan posting kali ini, dengan meninggalkan komentar dibawah :D


lanjut pada tahun 2010 acara HONDA BIKERS DAY dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kiara Payung Sumedang Jawa barat pada tanggal 11 sampai 12 Desember 2010, dengan mengusung tema "Satu Jiwa, Satu Hati" atau "One Spirit, One Heart".


pada tahun 2011 kemarin acara HONDA BIKERS DAY bertempat di Bromo Jawa timur, kurang lebih 6000 ribu bikers hadir meramaikan suasana di gunung bromo, dengan mengusung tema "Satu Jiwa, Satu Hati" atau "One Spirit, One Heart" dan digelar selama dua hari, yakni dari 17 hingga 18 Desember. Dengan kata lain, Bikers Day kali ini mengajak para pencinta motor berakhir pekan menikmati keindahan Gunung Bromo.